WeCreativez WhatsApp Support
Petugas Kami akan membalas informasi yang anda tanyakan
assalamualaikum, ada yang bisa kami bantu
6 Area Perubahanarea III

AREA 3 – PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM

0

Penataan sistem manajemen SDM pada satuan kerja bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme SDM satuan kerja pada Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Target yang ingin dicapai melalui program ini adalah:

SDM Pengadilan Agama Sambas adalah modal dasar bagi terlaksananya seluruh aktifitas pelayanan terbaik (prima) kepada pencari keadilan. Oleh karena itu pada Area ini peningkatan profesionalisme SDM menjadi penting.

Untuk itu telah dilakukan perencanaan kebutuhan pegawai, menetapkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, penetapan kinerja individu, membentuk tim Baperjakat, mutasi internal dengan melibatkan Baperjakat, menetapkan uraian tugas sesuai tupoksi, budaya kerja 5R & 5S, monev pengembangan pegawai berbasis kompetensi.

Untuk menjaga kedisiplinan, telah dibentuk tim penegak disiplin, absensi online SIKEP, aplikasi SIKEP, reward dan punishmen diberlakukan, agen perubahan telah ditetapkan dan diberikan reward, diskusi hukum hakim maupun non hakim telah dilakukan, baik langsung maupun melalui zoom meeting dengan Badilag dan PTA Pontianak

NOIndikator Eviden
1Perencanaan Kebutuhan Pegawai Sesuai Dengan Kebutuhan Organisasi
1Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan?Lihat
2Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan?Lihat
3. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja?
2Pola Mutasi Internal
1Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan?Lihat
2Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan?Lihat
3Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja?Lihat
3Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi
1Pengembangan Pegawai Berbasis KompetensiLihat
2Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai?Lihat
3Persentase kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatanLihat
4.Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya.Lihat
5Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (dapat melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, atau melalui coaching, atau mentoring, dll) ?Lihat
6Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja?Lihat
4Penetapan Kinerja Individu
1Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasiLihat
2Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnyaLihat
3Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodikLihat
4Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu, penghargaan dll).Lihat
5Penegakan Aturan Disiplin/Kode Etik/Kode Perilaku Pegawai
1Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan LiLihat
6Sistem Informasi Kepegawaian
1Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala.Lihat

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published.